Tampilkan postingan dengan label Kompetensi Pedagogik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kompetensi Pedagogik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Maret 2013

Program Konversi Nilai



Salah satu tugas seorang pendidik adalah melakukan penilaian. Biasanya tiap sekolah telah membuat formulasi atau perumusan tertentu dalam proses pengolahan nilai siswa. Setelah formula ditentukan selanjutnya proses pengolahan nilai diserahkan kepada guru masing-masing mata pelajaran.

Akan tetapi setelah dilakukan penghitungan banyak ditemukan siswa yang nilainya dibawah KKM. Ini banyak dijumpai pada mata pelajaran yang dianggap siswa sulit seperti matematika misalnya.  Proses remidial telah dilaksanakan. Bahkan  tidak hanya sekali atau dua kali. Namun hasilnya tidak jauh berubah, tetap jauh dari KKM. Apalagi jika diera sekarang KKM dituntut tinggi menuju KKM ideal 75. Tantangan guru pada mapel tertentu semakin berat. Tidak jarang guru dibuat pusing oleh keadaan ini.

Minggu, 09 September 2012

Trik Mengajar Fisika Kelas VII Di Sekolah Pinggiran


Suatu hari saya (sebagai guru Fisika SMP di pinggiran Kab. Karanganyar yang berdasarkan nilai UN SD/MI input siswanya jauh  dibawah rata-rata Kab. ) menyampaikan materi Gerak Lurus Beraturan untuk siswa kelas VII semester genap. Setelah sampai pada saatnya saya bersama siswa menyimpulkan bahwa rumus kecepatan adalah V=S/t.

Diskusi dilanjutkan. Saya bertanya kepada siswa bagaimana persamaan untuk mencari t ban bagaimana pula untuk mencari S.  Ternyata siswa saya banyak mengalami kesulitan
Seketika itu saya teringat pada waktu saya kelas I SMP. Hal yang sama terjadi pada diri saya yaitu mengalami kesulitan untuk mengubah rumus yang sama pula.
Namun ketika itu saya tidak putus asa. Saya mencoba mencari  cara sendiri agar kesulitan itu teratasi.

Sabtu, 25 Agustus 2012

Bedah KD II : Mengembangkan Media, Langkah Pembelajaran, LK (Lembar Kerja), dan Penilaian


A.   PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN

Berdasarkan input yang telah diidentifikasi pada contoh Bedah KD I (posting terdahulu) timbul pertanyaan sebagai berikut :
1.   Fenomena apa yang akan disajikan agar siswa memahami unit pengukuran dan satuannya baik yang bersifat lokal maupun internasional? Bagaimana menyajikan fenomena tersebut?
2.   Alat ukur apa yang akan digunakan untuk mengenalkan cara melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari?

Beda KD I : Penguraian KD ke dalam Input, Proses dan Output


Berikut adalah contoh penguraian Kompetensi Dasan ke dalam Input, Proses dan Output
KD : Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.


Parafrase:
[ penguraian kembali suatu teks (karangan) dl bentuk (susunan kata-kata) yg lain, dng maksud untuk dapat menjelaskan makna yg tersembunyi  ( Sumber : KBBI Offline versi 1.3)]
                            

Senin, 20 Agustus 2012

Pembelajaran Kooperatif


Pengantar
Belajar kooperatif merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan pembelajaran yang ak­tif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Belajar kooperatif memberikan kesempatan pada siswa untuk saling berinteraksi. Siswa yang saling menjelaskan pengertian suatu konsep pada temannya sebenarnya sedang mengalami proses belajar yang sangat efektif yang bisa memberikan hasil belajar yang jauh lebih maksimal daripada kalau dia mendengarkan penjelasan guru.

Pembelajaran kooperatif juga bisa dipakai sebagai sarana untuk menanamkan sikap inklu­sif, yaitu sikap yang terbuka terhadap berbagai perbedaan yang ada pada diri sesama siswa di sekolah. Pengalaman bekerja sama dengan teman yang memiliki perbedaan dari segi agama, suku, prestasi, jenis kelamin, dan lain-lain diharapkan bisa membuat siswa menghargai perbedaan tersebut.

Kamis, 02 Agustus 2012

Memanfaatkan Media Pembelajaran

Proses belajar mengajar di dalam kelas dituntut  agar bervariasi dan menarik minat siswa terhadap materi pelajaran yang disampaiakn guru. Untuk keperluan itu dapat ditempuh dengan memanfaatkan Media Pembelajaran yang relevan sehingga  dapat mengoptimalkan proses pembelajaran di dalam kelas . 
Manfaat media pembelajaran yaitu : (1) bagi guru, membantu mengkonkritkan konsep atau gagasan dan membantu memotivasi peserta untuk belajar aktif. (2)bagi siswa, menjadi jembatan untuk berpikir kritis dan berbuat. Dengan demikian media dapat membantu tugas guru dan siswa mencapai kompetensi dasar yang ditentukan.

Translate

Entri Populer

 photo DINAMIKA-SAINS2_zps0b67a549.gif